Survei PolComm: 74,51 Persen Responden Belum Tahu Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu …

WARTA KOTA, CIKINI – Publik masih belum hafal nomor urut partai politik peserta Pemilu 2019, dan latar belakang tokohnya. Untuk itu, parpol harus bekerja lebih keras lagi.

Direktur Political Communication Institute (PolComm) Heri Budianto mengatakan, sebagian besar masyarakat Indonesia belum tahu nomor urut parpol yang akan bertarung di Pemilu 2019.

“Sejak KPU melakukan pengundian nomor urut partai, PolComm sudah melakukan survei seberapa banyak yang tahu nomor urut parpol. Hasilnya, 74,51 persen responden mengatakan belum tahu,” kata Heri dalam pemaparannya di Hotel Alia, Jakarta, Minggu (25/3/2018).

Baca: Survei PolComm: Zulkifli Hasan Cawapres Paling Pantas untuk Poros Ketiga

Berdasarkan hasil survei tersebut, Heri menyatakan, hanya PDIP, PKB, dan Partai Gerindra yang nomor urutnya paling diingat, itu pun jumlahnya tidak besar.

“Yang ingat (nomor urut) PDIP 11,12 persen, PKB 9,84 persen, Gerindra 8,21 persen,” ungkap Heri.

Selain tak tahu nomor urut partai, publik juga masih belum mengenal latar belakang tokoh nasional. Hal itu ditunjukkan dengan ketidakkonsistenan para responden saat ditanya sosok yang pas untuk cawapres Prabowo.

Baca: 21 Tahun Kenal, Pria Ini Jadi Tempat Curhat Ahok

“Kalau dicermati, ada ketidakkonsistenan responden yang mayoritas menyarankan Prabowo berpasangan dengan tokoh agama. Tapi, hasil survei kami justru Gatot Nurmantyo yang bukan tokoh agama, paling banyak dipilih oleh responden sebagai cawapres Prabowo,” beber Heri.

“Hal ini disebabkan oleh minimnya pengetahuan responden tentang latar belakang tokoh nasional. Responden lebih hafal nama daripada latar belakang tokoh, dan ini menjadi tantangan sendiri bagi para tokoh untuk menyosialisasikan kepada publik,” sambungnya. (Gilang Syawal Ajiputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *