Survei PolComm: Zulkifli Hasan Cawapres Paling Pantas untuk Poros Ketiga

WARTA KOTA, CIKINI – Political Communication Institute (PolComm) merilis hasil survei mengenai tingkat elektabilitas parpol dan calon presiden, yang akan bertarung pada Pemilu 2019, Minggu (25/3/2018).

Direktur PolComm Heri Budianto mengatakan, dalam pemaparannya berdasarkan hasil survei, elektabilitas tertinggi masih dimiliki oleh PDI Perjuangan, disusul Partai Gerindra di posisi kedua.

“Survei yang kami lalukan ini pada 17 sampai 21 Maret 2018, jadi masih fresh. Hasil survei menyatakan jika pemilu diadakan pada 2019, PDIP itu nomor satu dengan 19,25 persen, Gerindra di posisi kedua 14,42 persen, Golkar ketiga dengan 13,08 persen,” kata Heri di Hotel Alia, Jakarta.

Baca: Zulkifli Hasan: Secara Matematis Poros Ketiga Mungkin tapi Tak Mudah

Sedangkan survei mengenai calon presiden, posisi pertama masih diduduki oleh Joko Widodo, disusul Prabowo Subianto.

“Jika pilpres dilaksanakan saat survei berlangsung dan ditanyakan dengan pertanyaan terbuka, maka jawaban responden adalah Jokowi 51,83 persen, Prabowo 31,42 persen,” ungkap Heri.

Heri juga memaparkan hasil survei soal calon yang cocok untuk menjadi cawapres bagi Jokowi maupun Prabowo.

Baca: Zulkifli Hasan: Hanya dengan Keajaiban Poros Ketiga Bisa Terbentuk

Heri mengatakan, responden menjawab calon cawapres yang cocok untuk Jokowi berasal dari kalangan militer dan tokoh agama, sedangkan Prabowo cocok dipasangkan dengan tokoh agama, namun ada paradoks, karena responden justru menjawab lebih banyak Gatot Nurmantyo sebagai cawapres bagi Prabowo, yang notabene bukan tokoh agama.

“Publik menilai melalui survei, bahwa sebaiknya latar belakang cawapres untuk Jokowi adalah militer itu sebanyak 31,65 persen. Alasan responden, karena sosok militer dianggap tegas untuk melengkapi sosok Jokowi,” tutur Heri.

“Jika Prabowo maju kembali, responden menjawab latar belakang tokoh agama adalah sosok yang cocok menjadi cawapres Prabowo sebesar 28,20 persen. Tapi saat ditanya siapa cawapres yang cocok, responden paling banyak justru menjawab Gatot Nurmantyo, sebesar 21,83 persen,” bebernya.

Baca: Tiap Hari Poros Terus yang Dibahas, Kami Pikirin Utang Negara Rp 4 Ribu Triliun Lebih Dulu Deh

Mengenai kemungkinan poros ketiga, PolComm juga melakukan survei, dengan hasil Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai capres dari poros ketiga.

“Jika poros ketiga terbentuk, responden sebanyak 21,00 persen memilih AHY. Cawapres dari poros ketiga itu yang paling pantas menurut responden adalah Zulkifli Hasan dengan 21,25 persen,” ucap Heri. (Gilang Syawal Ajiputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *