WNI Jadi Pemilih Gelap Pemilu Malaysia, Dubes Rusdi: Kami Tidak Percaya

loading…

JAKARTA – Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana menuturkan sejauh ini ia belum mendapatkan laporan adanya kemungkinan warga negara Indonesia (WNI) yang akan menjadi pemilih gelap dalam pemilu Malaysia.

“Saya pribadi belum mendengar hal itu (WNI ditawari jadi pemilih gelap). Tidak ada itu, tidak ada,” ucap Rusdi dalam sebuah pernyataan, Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Sementara itu ketika ditanya apa langkah yang diambil Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, jika memang ada WNI yang menjadi pemilih gelap, Rusdi menegaskan bahwa hal itu jelas melanggar undang-undang. Namun ia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Ia juga menyatakan sejauh ini KBRI belum mengeluarkan imbauan kepada WNI untuk menolak tawaran untuk menjadi pemilih gelap. Alasannya, karena ia tidak yakin ada hal semacam itu.

“Langkah selanjutnya kalau ada WNI, tapi teryata sudah jadi warga negara Malaysia itu kan hak mereka. Kalau dia WNI kan secara undang-undang Malaysia tidak boleh, seperti di kita saja, tidak boleh,” tegasnya.

“Karena kita belum mendengar hal itu, kita belum ada imbauan, kita tidak mendengar. Kita tidak percaya kalau ada hal-hal seperti itu. Mereka juga kan ada pengawas pemilunya,” tukasnya.

Pemilu Malaysia dijadwalkan akan digelar pada pertengahan tahun ini. Perdana Menteri Malaysia saat ini, Najib Razak dipastikan akan maju kembali dalam pemilu dan yang menjadi lawanya adalah politisi senior Malaysia yang juga mantan Perdana Menteri yakni Mahathir Mohammad.

(ian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *