Poseidon Pesanan Australia Sukses Terbang Perdana

Pesawat Boeing P-8A Poseidon pesanan Australia, merampungkan terbang perdana di Amerika Serikat pada 24 Mei lalu. Poseidon akan diterbangkan ke Australia pada akhir tahun ini.

Pesawat pertama dari delapan yang dipesan pada 2014 di bawah Project Air 7000 dengan nilai kotnrak 2,88 miliar dolar AS, terbang dari Renton Field di Washington ke dekat Boeing Field di mana sistem untuk misi Poseidon akan dipasang.

Dalam Buku Putih Pertahanan Australia yang diumumkan Februari lalu, disebutkan bahwa tambahan tujuh Poseidon akan dibeli dalam dua tahap untuk melengkapi 15 armada pada akhir tahun 2020.

P-8 Poseidon adalah pesawat militer yang dikembangkan untuk kebutuhan Angkatan Laut Amerika Serikat. Poseiden dikembangkan oleh Boeing dengan memodifikasi pesawat B737-800ERX.

Poseidon mampu melaksanakan sejumlah misi maritim seperti antikapal selam, antikapal permukaan, pencegatan kapal menggunakan kemampuan elektroniknya (ELINT). Poseioden mampu membawa torpedo, bom dalam, menjatuhkan dan memonitor sonobuoy, rudal SLAM-ER, rudal Harpoon, dan persenjataan lainnya.

Selain Australia, di Kawasan Asia Poseidon juga dibeli oleh India. Sesungguhnya negara maritim seluas Indonesia sangat pantas mengoperasikan pesawat sekelas Poseidon. Apalagi TNI AU punya pengalaman mengoperasikan pesawat B727-200 2X9 Surveillance di Skadron Udara 5 saat ini.

Dengan combat radius 2.222 kilometer dan terbang feri sejauh 8.300 kilometer, tidaklah sulit bagi Poseidon untuk menjangkau wilayah perairan Indonesia.

The post Poseidon Pesanan Australia Sukses Terbang Perdana appeared first on Majalah Angkasa Online.

Majalah Angkasa Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *