SCO19, Jawaban London Mengatasi Aksi Teror London

sco 19- teror london 2

Kejadian teror di London yang dilancarkan oleh seorang pria Khalid Masood, Kamis (23/3/2017) lalu memang mengejutkan. Seorang pria mengemudikan mobil Hyundai i40 di sepanjang jembatan Westminster, dengan sengaja masuk ke area trotoar dan menabrak para pejalan kaki sebelum mobil berhenti karena menabrak tiang.

Pelaku teror London ini kemudian keluar, berbelok kiri ke arah gedung parlemen dengan membawa pisau. Ia kemudian membabi buta menusuk orang-orang, termasuk seorang polisi PC Keith Palmer yang tidak bersenjata.

Akibatnya, empat orang dinyatakan meninggal di tempat dan 29 lainnya harus dirawat di rumah sakit karena luka-lukanya.

Walaupun sang pelaku teror London sudah berhasil dilumpuhkan oleh SFO (Specialist Firearms Officer), kejadian ini tak urung mengaktifkan elemen pemukul CTSFO (Counter Terrorist Specialist Firearms Officer) yang merupakan bagian dari SCO19, kesatuan elit kepolisian London (Metropolitan Police).

Baca juga:

Hebat, Helm Tempur ini Selamatkan Polisi dari Penembak Brutal

Inggris Perkuat Kedaulatan Maritim Tanpa Pesawat Intai

Tak sampai dua jam setelah kejadian teror London, para personel CTSFO sudah terlihat diterjunkan ke lokasi kejadian. Mereka mengenakan gear dan senapan serbu taktis di sekitar Westminster.

CTSFO-SCO19 adalah elemen taktis/penyerbu dari London Met, yang jumlahnya berkisar antara 130-200 personel.

Kualifikasi dan tugas mereka boleh dikatakan setara dengan SWAT (Special Weapons and Tactics) dari Kepolisian negara bagian di AS. Para personelnya menyediakan dukungan tembakan presisi dan serbuan taktis bagi unit lain yang membutuhkan.

Selain itu mereka juga dapat melaksanakan operasi terbuka atau tertutup seperti pengintaian.

Kemampuan operasi CTSFO sendiri cukup luas. Anggota CTSFO berkemampuan melakoni operasi pertempuran jarak dekat di bangunan, London tube (sistem mass rapid transit London), pembebasan sandera di pesawat atau kapal, maupun di atas bus.

Personel CTSFO pun bisa diterjunkan menggunakan metode fastroping dari helikopter EC145 milik Air Support Unit London Metropolitan Police.

sco 19- teror london

Setiap personel dilatih secara khusus dan diambil dari personel ARV (Armed Response Vehicle) yang sudah berpengalaman.

Struktur CTSFO sendiri diduduki oleh seorang Operational Senior Manager sebagai kepala dan 6 Inspektur. Kekuatannya dibagi ke dalam 7 tim. Satu timnya terdiri dari seorang sersan sebagai kepala tim, dan 15 Constable sebagai anggota tim.

Sama seperti kesatuan elit lainnya, CTSFO beroperasi dalam tim-tim kecil, sehingga satu tim utama tersebut bisa dipecah menjadi 2-3 tim sesuai dengan kebutuhan.

Soal gear, personel CTSFO saat ini menggunakan gear standar berupa seragam berwarna kelabu dan rompi antipeluru.

Baca juga:

(Video) Penanganan Aksi Teror Oleh Korps Brimob

Ini Dia Jenis-jenis Gas Air Mata yang Dimiliki Brimob

Senapan serbu yang digunakan saat ini meliputi SIG MCX, senapan serbu modular yang saat ini juga digunakan Brimob Polri. Pistol standarnya adalah Glock 17, dengan senjata sekunder untuk penjebol pintu yaitu Remington 870 shotgun.

Personel CTSFO juga masih mengandalkan submachinegun HK MP5F, serta senapan runduk buatan Accuracy International.

Untuk menembus kemacetan London yang seringkali terjadi di jam-jam sibuk, CTSFO juga dibekali dengan motor trail BMW F800GS dengan mesin 798cc 4 langkah yang menyemburkan daya 85hp.

Sekali dipacu, F800GS dapat mencatatkan kecepatan tertinggi 180km/jam. Uniknya, motor F800GS ini justru dioperasikan oleh unit British Transport Police.

Kepolisian London saat ini sedang berupaya keras untuk meningkatkan pendanaan dan juga peralatan untuk mendukung penambahan personel SFO dan CTSFO. Nantinya akan ada dua elemen yang diperbolehkan untuk memegang senjata api, karena Kepolisian London memang menugaskan polisi reguler yang tidak dilengkapi dengan senjata api.

Dengan meningkatnya aksi teror seperti teror London kemarin, sepertinya memang butuh penambahan personel khusus untuk penanggulangan aksi teror, tidak sekedar pencegahan.

The post SCO19, Jawaban London Mengatasi Aksi Teror London appeared first on Majalah Angkasa Online.

Majalah Angkasa Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *