Asyik, Tuna Rungu dan Tuna Netra Bisa Nonton Piala Dunia 2018

Sumber
Penonton yang Memiliki Keterbatasan Penglihatan Bisa Menikmati Pertandingan Piala Dunia 2018 Rusia (Rumah123/Money Control)

Siapa bilang pertandingan olah raga hanya bisa dinikmati oleh mereka yang normal? Mungkin kamu nggak bakal percaya deh.

Lho, memang mereka yang tuna netra bisa menonton bola? Atau mereka yang memiliki keterbatasan pendengaran bisa menikmati hebohnya para suporter?

Baca juga: Lantaran Keluarga Betah, Pesepakbola Kroasia Berencana Menetap di Spanyol

Zaman makin canggih keles. Saudara-saudara kita yang punya keterbatasan bisa juga menikmati pertandingan Piala Dunia 2018 Rusia lho.

Khusus bagi tuna netra, panitia penyelenggara sudah menyiapkan paket khusus. Untuk meningkatkan pengalaman menonton bola bagi mereka yang memiliki penglihatan terbatas atau sama sekali tidak dapat melihat, ada fitur khusus.

Baca juga:  Saking Cinta Lionel Messi, Penjual Teh Cat Rumahnya Ala Bendera Argentina

Layanan siaran langsung yang deskriptif sudah disediakan. Sayangnya, layanan ini hanya dalam bahasa Rusia. Layanan ini tersedia di semua stadion. Sementara layanan dalam bahasa Inggris hanya tersedia di Saint Petersburg dan Stadion Luzhniki di ibu kota Rusia, Moscow.

Komentator ini mirip dengan siaran radio. Hanya saja ada ilustrasi deskripsi atmosfer pertandingan dan aksi para pemain selama pertandingan.

Baca juga:  Stadion Piala Dunia 2018 Didesain Atasi Para Perusuh, PSSI Perlu Belajar Nih!

Panitia telah menyediakan 200 peralatan dan headphone yang digunakan secara gratis bagi para tuna netra di setiap stadion. Para penonton tuna netra bisa duduk berdampingan dengan penonton lainnya dalam menikmati pertandingan.

Nggak hanya itu lho, setidaknya ada empat video pertandingan bagi mereka yang tergolong tuna rungu atau memiliki kesulitan pendengaran diproduksi setiap hari. Panitia juga membuat cuplikan 64 pertandingan Piala Dunia 2018.

Baca juga:  Wow, Banyak Banget Koleksi Mobil di Garasi Jagoan Belgia Eden Hazard

Semua video akan disiarkan di situs resmi Konfederasi Sepak Bola Dunia, FIFA serta media sosial seperti Facebook dan Twitter. Dua platform media sosial ini memang paling populer untuk kalangan tuna rungu.

“Apa yang menandai Piala Dunia kali ini adalah perubahan mentalitas. Beragamnya pendukung sepak bola merefleksikan perencanaan kami sejak hari pertama. Tidak hanya soal stadium, tetapi juga siaran secara online,” ujar Chief Communication Officer FIFA, Fabrice Jouhaud seperti dikutip oleh situs resmi FIFA fifa.com.

Baca juga:  Ga Bisa Bahasa Mandarin, Pemain Belgia Lebih Pilih Tinggal di Hotel

“Semua ini untuk memastikan kalau semua orang bisa menikmati pengalaman pertandingan yang sama, apakah melihat pertandingan di Rusia atau di tempat lainnya di dunia,” lanjut Jouhaud.

Wah, canggih bener ya layanan yang disediakan. Indonesia kan jadi tuan rumah Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, kira-kira ada layanan yang sama nggak?

Bagikan:

259 kali

Bagaimana reaksi kamu tentang artikel ini?

Terinspirasi
0%

Terhibur
0%

Biasa Saja
0%

Tidak Menarik
0%

Terganggu
0%

Tidak Suka
0%

Berita Properti Terbaru


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:29 Stack trace: #0 /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(567): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home2/corongid...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig() #2 {main} thrown in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 29