Ikut YUZU Indonesia Masters, Fajar/Rian Perebutkan USD 75 RIbu

Sumber

Jakarta

Sebanyak 302 pebulutangkis dari 15 negara mengikuti ajang YUZU Indonesia Masters yang digelar di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ken Arok, Malang. Selain memperebutkan total hadiah hingga USD 75 ribu, keikutsertaan pebulutangkis dalam ajang yang masuk HSBC BWF World Tour ini menjadi momen untuk mengumpulkan poin jelang Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

Ketua Panitia Pelaksana YUZU Indonesia Masters 2019 2019 Achmad Budiharto mengatakan turnamen ini menjadi momen penting memotivasi para pebulutangkis dalam meraih gelar juara. Selain itu, kata dia, ajang ini juga berguna untuk mengasah dan meningkatkan jam terbang pebulutangkis muda di kancah internasional.

“Kami berharap YUZU Indonesia Masters bisa berlangsung suskes karena turnamen ini akan digunakan sebagai salah satu turnamen untuk mengumpulkan poin jelang Olimpiade 2020,” kata Budiharto dalam keterangan tertulis, Rabu (2/10/2019).

“Tentunya turnamen ini akan menjadi kompetisi antarpebulutangkis muda dari berbagai negara. Mereka bisa menimba pengalaman bertanding di sini,” imbuhnya.

Ketua Umum PP PBSI Wiranto menyebut meskipun berada di level super 100, YUZU Indonesa Masters 2019 merupakan salah satu turnamen yang poinnya masuk ke dalam rangkaian HSBC BWF World Tour. Poin yang diraih pebulutangkis nantinya diperhitungkan dalam rangkaian HSBC BWF World Tour Final yang digelar pada bulan Desember mendatang.

“Ini adalah kesempatan terbaik bagi para atlet Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami berharap para atlet bisa tampil maksimal, mempunyai daya juang yang tinggi dan dapat meraih prestasi yang maksimal di kejuaaran ini. Terima kasih kepada kota Malang yang sudah menjadi tuan rumah kejuaraan Yuzu Indonesia Masters 2019 ini. Semoga dari kota Malang, dapat lahir juara-juara dunia bulutangkis baru,” ucap Wiranto.

Sementara itu, menurut Head Marketing of YUZU Ricky Tjitrahardja, YUZU Isotonic sebagai sponsor utama dalam turnamen ini berharap YUZU Indnonesia Masters bisa menjadi ajang yang meningkatkan kemampuan para pebulutangkis muda sebelum nantinya berlaga di level senior. Menurutnya, ini menjadi komitmen YUZU Isotonic yang senantiasa mendukung kemajuan olahraga di Indonesia.

“Kami menyemangati para atlet muda untuk pantang menyerah dalam memperjuangkan nama bangsa di dunia bulutangkis sampai kancah internasional. Mari meraih prestasi bersama YUZU Isotonic,” ujarnya.

Sebagai informasi, berkaca dari kesuksesan Indonesia Masters di tahun sebelumnya yakni dua gelar yang dipersembahkan Ihsan Maulana Mustofa di nomor tunggal putra dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari di nomor ganda campuran, tahun ini Indonesia diharapkan mengulang prestasi yang membanggakan negara.

Peluang terbesar Indonesia untuk meraih gelar juara ada di sektor ganda putra di mana pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Berry Anggriawan/Haridanto menempati unggulan pertama dan kedua. Dengan posisi mereka sebagai unggulan pertama dan kedua, peluang mereka bertemu di final sangat terbuka lebar.

Di sektor ganda putri, pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta berada di unggulan keempat dan di sektor ganda campuran, pasangan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati menempati unggulan kelima dan keenam.

Sementara itu di sektor tunggal putra, Firman Abdul Kholik menempati unggulan ketiga dan Russeli Hartawan menempati unggulan kedua di sektor tunggal putri. Dengan penempatan unggulan seperti ini bukan tidak mungkin Firman dan Russeli melaju ke partai puncak, apalagi mereka akan bertanding di hadapan publiknya sendiri.

Simak Video “SBY Nonton Langsung Kemenangan Fajar/Rian
[Gambas:Video 20detik](mul/mpr)