Tanpa Pemain Bintang, PSS Sleman Buktikan Diri Bisa Bertahan

Jakarta – PSS Sleman satu-satunya klub dengan status promosi yang bisa bertahan di Liga 1. Mereka mengarungi Liga 1 2019 tanpa pemain bertabur bintang.

PSS menyudahi perjalanannya di Liga 1 2019 dengan duduk di posisi kedelapan. Tim berjulukan Super Elang Jawa itu memperoleh 48 poin dari 12 kemenangan, 12 imbang, dan 10 kekalahan.

Posisi PSS mampu di atas Arema FC (9), Persija (10) selaku juara bertahan, dan PSM Makassar (12).

Keberhasilan PSS gagal diikuti Semen Padang dan Kalteng Putra, yang merupakan tim promosi, namun terdegradasi.
Pelatih Seto Nurdiantoro belum lama ini mengungkapkan kunci keberhasilan PSS bertahan di Liga 1. Hal mendasar adalah karena tim sangat kompak.

“Pertama karena kami beruntung, kemudian karena kemauan dari pemain meski banyak materi pemain kami dari Liga 2 bahkan ada yang Liga 3. Kekompakan menjadi dasar tim ini,” kata Seto pada pekan lalu.

“Kemudian kinerja tim pelatih yang terus bekerja keras dalam latihan. Intinya semua dari kami banyak belajar setelah dari Liga 2 ke Liga 1. Terus belajar tidak hanya sampai di sini,” Seto menegaskan.

PSS bukanlah tim yang bertabur bintang seperti Arema FC, Persija, dan PSM. Para pemain asingnya seperti Guilherme Batata, Yevhen Bokhashvili, Alfonso de la Cruz, dan Brian Ferreira bahkan baru memulai debut di Liga 1 bersama PSS.