Harga Telur Sudah Normal, Kini Dijual Rp 23 Ribu per Kg

Sumber

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan harga telur ayam turun di kisaran Rp 22 ribu per kg.

Untuk mencapai harga tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar operasi pasar telur ayam murah sebesar Rp 19.500 per kg di 50 titik di Jabodetabek.

Amran mengungkapkan, memang dalam seminggu terakhir harga telur ayam terus naik. Namun, sejak ada upaya pemerintah untuk menurunkan harga, saat ini harga telur mulai stabil, meski belum kembali ke level normal.

“Kami terima laporan, kami langsung rapat, dalam waktu satu minggu harga telur turun kembali karena stok kita lebih dari cukup,” ujar dia di Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), Jakarta, Kamis, 19 Juli 2018.

Oleh karena itu, lanjut Amran, pihaknya akan terus melakukan operasi pasar hingga harga telur kembali normal. Dia menargetkan, dalam 1 minggu ke depan harga komoditas pangan ini bisa turun menjadi Rp 22 ribu per kg.

“Tapi di ujung (di pedagangan) kita harap Rp 22 ribu-Rp 23 ribu, jangan lewat Rp 25 ribu-Rp 26 ribu. Jangan sampai Rp 30 ribu,” kata dia.

Dia menuturkan, harga telur ayam Rp 22 ribu pun sebenarnya semua pihak yang terlibat dalam rantai pasok telur sudah mendapatkan untung. Jadi harga yang turun, tidak ada yang dirugikan.

‎”Peternak kita hitung Rp 19.500 (harga operasi pasar) sudah untung peternak besar kecil sedang sudah untung. Kita harap  berkisar Rp 22 ribu. Kalau sudah Rp 25 ribu-Rp 26 baru kita setop operasi pasar. Kalau dilanjutkan ini memukul balik peternak kecil,” kata dia.