pmTsHjvii96GPjQAwi-agzZG4CB4ZbnTkjdLI4picFg

Tantang Nvidia dan Qualcomm, Google buat Chip TPU Berbasis AI

Chip Google TPU

Google membanggakan chip buatannya sendiri yang dapat memproses aplikasi kecerdasan buatan (AI) 15-30 kali lebih dari CPU konvensional dan GPU saat ini. Chip Google yang bernama Tensor Processing Unit (TPU) memiliki unit pengelolaan tensor yang dapat melakukan berbagai tugas dengan hemat daya.

Saat ini Google belum menggunakan chip TPU untuk ponsel atau laptop tetapi chip TPU telah bekerja di data center Google. Chip TPU mampu melakukan hasil pencarian, mengidentifikasi foto teman Anda, menerjemahkan teks, menyusun pesan balasan Gmail dan menyaring email spam.

Papan sirkuit TPU dapat dimasukkan dalam slot hard disk drive (HDD) pada rak data center Google. Bicara soal kemampuan, TPU disebutkan bisa membuat operasi per detik, sehingga hasil pencarian makin cepat.

Urs Hölzle (Senior Vice President for Technical Infrastructure Google) mengatakan chip buatan perusahaannya tidak akan dijual ke perusahaan lain dan Google bisa menyaingi perusahaan pembuat chip yang sudah populer seperti Intel dan Nvidia.

Sayangnya, tidak hanya Google yang memproduksi chip AI. Qualcomm juga sedang mengembangkan mobile chip berbasis teknologi AI yang mampu mengerjakan tugas-tugas machine learning di smartphone.

Selain itu, Nvidia juga memiliki data center AI dan grup Nervana Intel sedang membuat chip yang dapat melatih teknologi AI berkerja dengan cepat, demikian CNET melaporkan.

Namun, Christian Science Monitor mengatakan chip buatan Google tidak akan membunuh seluruh chip buatan perusahaan lain. Pakar teknik elektrik Stanford University, Amerika Serikat, Mark Horowitz mengatakan chip buatan Intel dan perusahaan lain malah membantu Google dan Microsoft tumbuh.

InfoKomputer Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *