Uber “Minggat” dari Italia, Kenapa?

Ilustrasi Uber hentikan operasi di Denmark

Uber kembali menghadapi penolakan di Eropa. Setelah Denmark, Pengadilan Italia memenangkan asosiasi taksi Italia dan memutuskan Uber terbukti melakukan praktek kompetisi yang tidak adil.

Konsekuensinya, Uber harus angkat kaki dari Italia termasuk semua layanan Uber yaitu Uber Black, Lux, Suv, X, XL, Select dan Van. Uber berencana mengajukan banding dan Uber memiliki waktu 10 hari untuk menghentikan operasi mereka di Italia.

“Kami sangat kaget. Kami akan mengajukan banding pada keputusan itu berdasarkan hukum yang telah ada selama 25 tahun,” kata pengacara Uber dalam sebuah pernyataan resmi dari koran Italia, Corriere della Sera.

“Pemerintah tidak bisa menghabiskan waktu untuk memutuskan apakah mereka ingin tetap terikat dengan masa lalu, melindungi keuntungan sebagian orang atau mereka ingin Italia mendapatkan untung dari penggunaan teknologi baru,” pungkasnya.

Sebaliknya, pengacara asosiasi taksi Italia justru senang dan mengapresiasi keputusan pengadilan Italia.

“Ini adalah keputusan keempat oleh hakim Italia yang menganggap Uber sebagai kompetitor tidak adil sejak awal 2015 dan menghentikan kompetisi yang tidak adil yang pernah masuk ke industri transportasi publik lokal,” ujarnya seperti dikutip Reuters.

Jika Uber tidak mengindahkan keputusan pengadilan Italia, maka Uber harus membayar denda hingga USD10,600 atau sekitar Rp141,5 juta perhari selama mereka beroperasi secara tidak legal.

Pengadilan Italia melarang Uber untuk menggunakan aplikasinya dan mempromosikan atau mengiklankan produknya di Italia.

InfoKomputer Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *