Keuntungan BUMN Capai Rp 172 Triliun

KLATEN, KRJOGJA.com – Keuntungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara keseluruhan, pada tahun 2017 mencapai sekitar Rp 172 triliun. Dengan demikain, BUMN akan bisa mengalokasikan lebih banyak untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR). Hal itu dikemukakan Menteri (BUMN) Rini Soemarno saat meninjau pelaksanaan program Corporate Social Responsibility beberapa BUMN yang dilaksanakan di Klaten, Sabtu (24/03/2018).

Antara lain melihat kegiatan cash for work (padat karya) pengerasan jalan di Desa Gondang Kecamatan Kebonarum. Kendati acara sangat padat, Rini Soemarno menyempatkan diri berbincang dengan warga untuk menyerap aspirasi mereka. Tiga desa yang dikunjungi menteri adalah, Desa Gondang Kecamatan Kebonarum, Desa Gunung Gajah Kecamatan Bayat, dan Desa Sajen Kecamatan Trucuk.

Saat meninjau kegiatan di SD Negeri Gondang I dan II Kecamatan Kebonarum, Menteri didampingi Bupati Klaten Sri Mulyani ikut serta melakukan pengecatan dinding sekolah. Selain itu juga meninjau secara langsung beberapa ruang kelas yang atapnya bolong-bolong, karena eternit sudah lapuk dan jatuh.

Usai melakukan peninjaun, Rini Soemarno berdialog dan berfoto bersama dengan para siswa. Selanjutnya ia memberikan sejumlah kuis. Bagi siswa yang berhasil menjawab dengan benar, mendapatkan hadiah masing-masing Rp 300 ribu.

Menteri Rini terlihat sangat enerjik, bahkan usai meninjau SD Godang II, ia menuju ke SD Gondang I yang jaraknya sekitar satu kilometer dengan berjalan kaki. Kepada wartawan, Rini Somarno mengemukakan, BUMN sebagai perusahaan negara berarti juga milik seluruh rakyat.

“Kegiatan CSR paling utama untuk pendidikan. Juga untuk penyediaan fasilitas kehidupan yang lebih sehat, seperti tersedianya air bersih dan MCK. Untuk kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, telah dibuat program-program untuk pergerakan ekonomi,” katanya.

Dalam kunjungan di Gunung Gajah, Rini melihat langsung kondisi sejumlah fasilitas umum seperti Masjid Al-Jihad, Kantor Desa Gunung Gajah, Balai Pertemuan, Sekokah Dasar Negeri (SDN) dan pengecoran jalan desa yang melibatkan 500-an warga.

Program cash for work menyasar pada kegiatan renovasi masjid, renovasi MCK, serta penyerahan karpet kepada pengurus masjid. Kegiatan pembersihan lingkungan kantor desa dan balai pertemuan, pengecatan gapura dan pagar SD, dan pengecoran jalan desa sepanjang 120 meter X 3 meter yang menjadi akses wisata. (Sit/Lia)