Pelaksanaan Program Padat Karya Cash Masih Lambat

Jakarta – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani meminta kementerian/lembaga (K/L) lebih giat melaksanakan program padat karya tunai atau cash untuk membantu mensejahterakan masyarakat. Saat ini yang tampak menonjol baru di dua kementerian, yakni Kementerian PUPR dan Kementerian Desa.

“Saat ini yang memang baru melakukan kegiatan padat karya ini memang Kementerian PUPR dan Kementerian Desa,” kata Puan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator bidang PMK, Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Oleh karenanya, pihaknya mengimbau K/L lain mulai menyusun program-program berkaitan dengan padat karya tunai. Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi yang hari ini dilaksanakan dan dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro, dan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.

“Tentu saja kami mendorong untuk kementerian yang lain untuk mempercepat berkaitan dengan program padat karya tunai yang ada di kementerian lain agar programnya bisa berjalan,” jelasnya.

Bambang Brodjonegoro juga menyampaikan pihaknya sudah mengumpulkan seluruh kegiatan K/L yang dilaksanakan dengan padat karya tunai.

“Untuk kementerian/lembaga saat ini kami sudah mengumpulkan seluruh kegiatan dari K/L yang akan dilakukan dengan padat karya tunai,” jelasnya.

Bambang mengakui pelaksanaan padat karya tunai masih berjalan lambat. Pasalnya beberapa K/L memang baru akan melaksanakan padat karya tunai.

“Memang yang dari ibu menko (Puan Maharani), memang masih ada keterlambatan atau yang memulainya baru di beberapa waktu ke depan, tapi seperti yang dikunjungi bapak presiden di beberapa tempat, untuk k/l khususnya kementerian PUPR itu kegiatannya sudah mulai,” tambahnya.

(eds/eds)