Simak Fakta Berikut Sebelum Mendaki ke Kawah Ijen

Sumber

Kawah Ijen terletak di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Jika ingin mendaki ke Kawah Ijen bisa memilih rute salah satu diantaranya. Pendaki pada umumnya melalui Banyuwangi di Kecamatan Glagah yaitu Stasiun Karangasem.

Tak perlu risau perihal transportasi karena ada stasiun terdekat di daerah Glagah. Dari stasiun anda bisa menyewa jeep. Bagi yang ingin menggunakan kendaraan pribadi pun bisa.

Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 5000 kita bisa melakukan pendakian. Banyak penjual yang menjajakan sarung tangan, senter, masker dan peralatan lainnya.

Jalur pendakian lebar bisa untuk medahului pendaki lain jika kamu tipe orang yang tidak sabaran kalau mendaki.

Jalur pendakian relatif stabil dengan kemiringan yang tidak terlalu curam. Namun terus menanjak. Diperlukan waktu sekitar 3 jam bagi pemula untuk sampai di kawah ijen. Jadi usahakan datang sedini mungkin.

Pendakian tidak akan terasa lama karena sepanjang perjalanan menikmati langit yang terasa sangat dekat dan entah mengapa banyaknya bintang terasa tak normal.

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editors’ picks

Blue fire tidak sewaktu-waktu ada, momen ketika blue fire bisa dinikmati adalah mulai pukul 03.00 WIB sampai 05.00 WIB. Ketika matahari mulai muncul kita akan disuguhi pemandangan sunrise dengan awan bergulung bagai kapas bertaburan dimana-mana bak menyelimuti bumi.

Dari atas ketinggian 2.443 mdpl ini tampak Gunung Merapi Yogyakarta. Tak berhenti disitu saja, terlihat pula gunung Raung, Bromo dan gugusan gunung lainnya.

Ketika kamu berada di sana jangan kaget bila ada banyak penambang belerang yang seliweran dengan membawa beban berat di punggung. Justru pemandangan tersebut menjadi daya tarik sendiri dari Kawah Ijen.

Banyak wisatawan asing yang ingin menikmati keindahan Kawah Ijen, maka jangan heran apabila keberadaan wisatawan asing malah mendominasi disana. Karena pesona Kawah Ijen ini sudah mendunia. Bahkan baru-baru ini rombongan menteri salah satunya Ibu Sri Mulyani mengunjungi Kawah Ijen.

Lalu kapan giliran kamu ke Kawah Ijen?