Sri Mulyani: Negara Maju bukan Karena SDA atau Rezeki Nomplok

Sumber

JAKARTA – Menteri Keungan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, sumber daya manusia (SDM) merupakan aset penting bagi suatu institusi maupun negara. Pasalnya kemajuan negara memang didorong oleh kualitas sumber daya manusia.

Hal ini disampaikan Bendahara Negara itu dalam acara pembukaan mengenai strategi pengelolaan human capital di di era digital dan generasi milenial. Acara ini berlangsung di Gedung Dhanapala, Kemenkeu, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

BERITA TERKAIT +

Sri Mulyani menyatakan, negara yang maju karena memiliki sumber daya manusia yang memiliki keunggulan, baik dalam hal pendidikan, organisasi ataupun inovasi dan kreativitas.

“Negara-negara yang unggul di dunia bukan karena kekayaan sumber daya alam, bukan juga karena rezeki nomplok,” ujarnya dalam sambutan.

 

Saat ini, dalam memasuki era digitalisasi maka sumber daya manusia didominasi generasi milenial. Kemenkeu sendiri saat ini memiliki sebanyak 59,8% pegawai generasi milenial atau lahir di atas tahun 1990. Pada tahun 2022 diprediksi menjadi sebanyak 72% pegawai milenial.

Dia menjelaskan, generasi milenial tidak lahir di masa-masa Indonesia mengalami krisis keuangan, atau menikmati kondisi perekonomian Tanah Air yang sudah membaik. Hal ini membuat etika yang dimiliki generasi milenial dan baby boomers atau tua cukup berbeda, dimana generasi muda lebih menuntut kecepatan dan kenyamanan.

“Ekspresi mereka menyatakan tak ingin ditempatkan di daerah pelosok Indonesia itu saja suatu yang serius. Tantangan bagi kita sebagai organisasi, karena etika tersebut itu karakter organisasi yang salah. Kalau orang-orang handal mau ditaro di manapun, dia adalah karakter humas capital yang kita inginkan, dia aset yang luar biasa berharga,” jelasnya.

 

Dia menjelaskan, memang perlu penyesuaian dengan generasi milenial dalam organisasi Kemenkeu, tapi bukan berarti mengecualikan dari aturan bila memang melanggar. Dia menekankan, ketika generasi muda tersebut sudah mengajukan diri menjadi bagian Kemenkeu maka sudah mengetahui tugas pentingnya untuk bisa mengelola keuangan negara dengan baik.

Sri Mulyani menilai, sebagai generasi penerus bangsa maka angkatan melinial penting untuk terlibat dalam mengelola keuangan.

“Karena ekonomi kita terus akan mengalami dinamika yang tidak mudah. Maka perekonomian membutuhkan peran pengelola ekonomi negara yang masih ada ini, baik dari tekanan global maupun ekonomi domestik,” katanya.

(rhs)