Sri Mulyani Senang Bank BUMN Patuh Bayar Pajak

Sumber

JAKARTA – Sepanjang tahun 2017 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menjadi bank persepsi yang menampung pembayaran pajak para wajib pajak. Ada 7,1 juta transaksi pembayaran pajak yang dilakukan melalui BNI dengan nilai pajak yang disetorkan sekitar Rp 183 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan apresiasi terhadap perusahaan yang patuh membayar pajak. Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati di  Auditorium Gedung Dr.K.R.T Radjiman Wedyodiningrat.

BERITA TERKAIT +

Baca Juga: BNI Kucurkan Kredit Rp13 Triliun untuk Sektor Perikanan

Salah satu penerima apresiasi tersebut adalah BNI. Bank BUMN ini mendapatkan apresiasi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai salah satu Wajib Pajak Badan yang membayarkan kewajiban pajak kepada negara secara patuh. Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati hadir menerima penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini kami terima sebagai bentuk kehormatan bagi BNI yang telah melakukan pembayaran Pajak, baik sebagai Badan maupun BNI sebagai pemotong/pemungut pajak dari  pihak ketiga ,” ujar Corporate Secretary BNI Kiryanto dalam keterangannya, Rabu (14/3/2018).

Baca Juga: BNI Catatkan Kenaikan Penyaluran Kredit 12,2% ke Rp441 Triliun di 2017

Data Ditjen Pajak menunjukkan bahwa pada tahun 2017, besarnya realisasi penerimaan pajak Kanwil DJP Wajib Pajak Besar mencapai Rp. 361,84 triliun. Di tahun 2018 ini, target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar adalah sebesar Rp 432,37 triliun yang berarti tumbuh 19.54% dibanding realisasi tahun 2017. Pencapaian target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar tahun 2018 akan mendukung 30,33% target nasional, yaitu sebesar Rp1.424 triliun.

(kmj)