Usulkan 12 Nama Cawapres Jokowi, PSI Minta Tanggapan Warga di Sosmed

JAKARTA, iNews.id – Jelang pendaftaran pasangan calon presiden (capres) dan cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 4-10 Agustus 2018, sejumlah partai koalisi pengusung Joko Widodo (Jokowi) mulai mengusulkan figur yang tepat untuk mengisi kursi cawapres. Salah satunya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengusulkan 12 nama cawapres mendampingi Jokowi.

Kendati partai baru, PSI berharap, sosok cawapres yang diusulkan kepada Jokowi bisa menjadi pertimbangan sebelum pendaftaran di KPU.

“Wapres seluruhnya merupakan bentuk usulan kita kepada Pak Jokowi. Apakah diterima atau tidak, tentu akan dipertimbangkan oleh Pak Jokowi,” kata Ketua Umum PSI Grace Natalia, di kantor DPP PSI Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (25/3/2018).

Adapun 12 nama figur yang pantas mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019 menurut PSI adalah Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartanto, pengusaha dan mantan Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung, mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Menko Kemaritiman Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, mantan Panglima TNI Moeldoko, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.

PSI juga mengusulkan pakar e-commerce sekaligus pendiri Go-jek Nadiem Makarim, pengusaha Rusdi Kirana, Ketua Pengurus Besat Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas.

Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antono mengatakan, pertimbangan PSI mengusulkan 12 nama tersebut berdasarkan elektabilitas, profesionalitas, aspek-aspek lain yang menjadi analisa PSI.

“Kami membantu Pak Jokowi menginventarisasi nama-nama ini,” kata Raja.

Selanjutnya, PSI akan melakukan survei internal melalui sosial media. PSI menganalisa respon masyarakat dengan mem-posting nama-nama yang diusulkan ke media sosial.

“Nama-nama tersebut akan kami unggah di akun media sosial PSI. Kami minta tanggapan rakyat Indonesia, nama-nama mana yang menurut mereka paling cocok, bahkan memungkinkan untuk menambah nama lain,” kata Raja.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto